Oleh;
Chandra Purna Irawan.,SH.,MH.
Ketua Eksekutif Nasional BHP KSHUMI

1. Didalam ilmu Hukum diantaranya dikenal istilah IUS CONSTITUTUM dan IUS CONSTITUENDUM. Ius constitutum adalah hukum yg sdg berlaku ada dikenal dgn istilah hukum positif.

2. Sementara ius constituendum adalah hukum yang dicita-citakan atau yang diharapkan. Misalnya muslim mengharapkan di Indonesia diterapkan hukum islam, maka ini termasuk kedalam Ius Constituendum.

3. Hukum warisan Belanda termasuk kedalam Ius Constitutum. Meskipun sudah lebih dr 70 tahun merdeka dari penjajahan, namun Republik Indonesia masih menggunakan sangat banyak undang-undang (UU) dan peraturan warisan Hindia Belanda.

4.Pada masa awal kemerdekaan Indonesia, Belanda mewarisi sangat banyak UU. Sehingga Indonesia hanya mampu merespon dengan aturan peralihan pada UU Dasar 1945.

5. Peralihan yang dimaksud pada intinya hanya menyatakan bahwa UU warisan Belanda masih berlaku sepanjang belum diatur.

6.Ada lima hukum dasar (basic laws) peninggalan Pemerintah Hindia Belanda yang belum bisa diganti oleh Pemerintah Indonesia. Yaitu KUHPerdata, KUH Acara Perdata (KUHAPer), KUHPidana, KUHAP, dan KUHDagang.

7.Islam memiliki seperangkat aturan yang sangat lengkap, baik itu Hukum Pidana (Jinayah), Hukum Perdata (Muamalah), Hukum Tata Negara (Fiqh Daulah) dst.

8. Indonesia dengan penduduk yang mayoritas muslim, selama ratusan tahun sebelum Indonesia berdiri, penduduk negeri sudah terbiasa hidup dengan hukum Islam. Hukum Islam hidup ditengah” masyarakat. Kenapa tdk Hukum Islam saja yg jd Ius Constitum

9.Alangkah lebih arif dan bijak, jika hukum islam yg sudah hidup ditengah” masyarakat diterapkan dinegeri ini ketimbang hukum warisan Belanda.

10. Ketika masyarakat Acheh, berkenginan menerapkan Hukum Islam didaerah mereka. Tetapi malah dituduh melanggar HAM, tidak sesuai dgn hukum yg berlaku dinegeri ini. Pdhl Islam sudah hidup dinegeri ini berabad-abad.

11. Tidak cukup disitu, bahkan ketika warga negara Republik ini berkenginan menerapkan Hukum Islam, dituduh tidak toleran, anti kebhinekaan, ekstrimis, teroris dll.

12. Bahkan ada yg menyatakan “jika ingin hukum Islam, tinggal saja di Arab”. Pernyataan ini tidak adil, pernahkan mereka menyatakan hal yg serupa terhadap Hukum Warisan Belanda dinegeri ini?!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here