PALU, 19 Januari 2019. Lembaga Bantuan Hukum Pembela Umat (LBH-PU), menyelenggarakan Islamic Lawyers Forum (ILF) dengan tajuk ” Derita Muslim Uyghur”. Acara tersebut dihadiri sekitar 150 orang Ikhwan dan akhwat.

Pembicara pertama, Chandra Purna Irawan, SH.,MH ( Ketua KSHUMI & Sekjen LBH PU) menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Pemerintah China adalah tindakan kejahatan internasional. Berdasarkan pasal 7 ayat (1), (2) dan (3) Statuta Rome of international Criminals court (ICC).

Sementara pembicara kedua, Wahyudi Al Maroky,M.Si. (Pembina LBH PU) menyatakan bahwa kondisi yang terjadi di uyghur dan negeri-negeri lainnya yang menimpa umat Islam tidak bisa dituntaskan hanya dengan memberikan bantuan. Diplomasi keberbagai negeri pun tidak membuahkan hasil, sementara kepala negara negeri Islam pun tidak melakukan tindakan untuk menghentikan kejahatan tersebut. Oleh karena itu tidak ada cara lain kecuali dengan Khilafah Islam.

Pembicara terakhir, Harun,SH.,MH memaparkan tentang peran Indonesia dalam menghentikan kejahatan tersebut bisa dilakukan minimal dengan mengecam atau mengusir dubes China atau mengopinikan kedunia Internasional. Tetapi sayang semua itu tidak dilakukan.

Acara berjalan menarik dengan kehadiran Habib Ja’far, dan antusias peserta untuk bertanya. Acara berakhir jam 11.50. WITA.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here